#latepost : (sekilas) Pelepasliaran Tukik di Pantai Nyamplung Kobong, Gumukmas, Jember



wahh..sudah lama rasanya saya ingin share foto-foto ini beberapa waktu lalu, tapi karena kesibukan [ala2 selebriti gitu] dan lain hal, jadinya baru hari ini sempat untuk mem-publish. Sebenarnya, event ini sudah berlangsung lama, tapi keseruannya masih terasa..
Yang jadi pemeran utamanya disini adalah si Tukik, tau kan tukik??
Bro..broo..tukik itu, sejenis cicak yang badannya lebih gede itu lhoo..
PhotobucketBukan dodol..itu Tokek!! *plak
Tukik itu anaknya penyu bro..

Tukik (anak Penyu) usia 1 bulan


okeh, serius!
Tanggal 11 Januari 2015 lalu, hari Minggu, kebetulan ada acara "Pelepasliaran Tukik" di Pesisir Pantai Nyamplung Kobong, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas Jember. Yang dilepas ada tukik dari jenis penyu hijau dan abu-abu. Acara ini digagas oleh
Pokmaswas Indah Lestari (binaan Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Jember) yang concern sekali terhadap upaya konservasi Penyu. Karena kita mungkin sudah banyak tau ya, bahwa penyu itu adalah hewan yang dilindungi oleh undang-undang baik Nasional maupun Internasional lho! Jadi kalau melanggar ya siap-siap kena pasal dan dipidanakan deh..
Tapi, dasar manusia yaa..kalo ada yang potensi mendatangkan uang ajaa, langsung deh dimanfaatkan!


Percaya nggak, makhluk laut imut nan unyu' ini punya banyak kelebihan yang masih jadi incaran para pencuri. Tempurungnya sangat indah dijadikan cinderamata, dan dagingnya (katanya) lezat ditusuk jadi sate dan berkhasiat sebagai ramuan obat, hwaduuhh...ngeri yaa!!
milkysmilekalau seperti itu, Penyu dan keturunannya bisa punah dong! dan kasian juga anak cucu cicit kita nanti bakal kenal penyu cuma dari wikipedia aja, ngenes banget kan?!
Tukik usia 15 hari
Jadi, dengan adanya acara tersebut, saya jadi sadar. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk kelestarian alam dan lingkungan, salah satunya pelepasliaran tukik dilakukan sama bapak ibu Pokmaswas Indah Lestari yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

Ohya, ada fakta menarik tentang penyu nih, jadi ternyata penyu dewasa melakukan perjalanan kembali ke pantai di mana mereka dilahirkan. Tukik (anak penyu) yang baru menetas, akan membuat jalan mereka ke laut. 
Sepuluh tahun kemudian, setelah mencapai kematangan reproduksi, penyu akan kembali ke pantai yang sama dan bertelur. Siklusnya berulang, dari generasi ke generasi. Sekarang, bukti baru menunjukkan seekor Penyu punya sinyal elektromagnetik yang unik yang dapat membimbing mereka kembali ke pasir kelahiran mereka. Waahh..seruu!! Berharap penyu yang saya lepaskan waktu itu bisa bertelur dan kembali lagi kepantai tersebut yaa..
Biar Jember juga terkenal dengan wisata konservasi Penyu nantinya..



milkysmileBanyak pelajaran hidup yang bisa diambil dari perjalanan anak Penyu. Ketika siap dilepasliarkan, mereka juga siap menghadapi apapun yang ada di lautan lepas, menikmati suka-duka kehidupan lautnya dan berusaha yang terbaik untuk survive. Masa kita kalah sih, tetap berkubang dalam ke-GALAU-an yang yang ada habisnya, jadi mulai sekarang, yukkk! kita nikmati hidup kita dan tak lupa selalu bersyukur yaaa..


Keep your day Fabulous!

Cheers,
Agniz

Komentar

Postingan Populer